Senin, 20 April 2015

Ketika Meningitis "mampir" ditubuhmu

MENINGITIS..........belakangan saya seperti diingatkan kembali dengan penyakit ini, saat mendengar kematian Olga Syahputra yang diduga meninggal karena penyakit ini.  Dulu saya hanya tau Meningitis itu penyakit yang biasanya sering menyerang mereka yang mau "berhaji" (khan hrs divaksin dulu) sampai kemudian anak  saya terkena penyakit ini di usianya yang belum genap 1 bulan. Dokter menyebutnya " Meningitis Neonatal ". 

Gejalanya memang gag spesifik, waktu itu ILHAM cuma sering rewel, demam diatas 38, sama Kejang (ini yg bikin panik*). Maklum baru jadi ortu, ehh...tiba2 ngadepin anak yang kejang2, awalnya bingung ini kejang ato apa, semaleman gag tidur, hampir tiap sejam sekali Ilham kejang,...panik??? Pastilah....akhirnya telpon kakak yang kebetulan dokter, trus disarankan langsung bawa ke IGD, jadilah subuh2 bawa Ilham ke IGD. Sampai RS ketemu sama dokter anak yang dulu ngrawat Ilham, ternyata dia pas "jaga" di IGD....Alhamdulillah...,, secara si dokter (dr.Dhian) udah tau riwayat penyakit anak saya dari lahir (hydranencepaly). Langsung deh di cek, minta kultur cairan otak, dan dr dhian bilang ke saya kalo kemungkinan Ilham terkena meningitis dan harus dirawat. 

Ilham dirawat sebulan lebih di RS. Dan selama masa itu, yang ada cemas dan was was akan kondisinya, apalagi sempat harus transfusi karena HB dan trombositnya turun drastis. Bayangkan Trombosit yg harusnya normal diatas 100.000, Ilham cuma 5000an. Ilham ditangani banyak dokter, tidak hanya dokter anak, tapi juga bedah syaraf, dan neurologi anak, karena hasil kultur cairan otaknya terindikasi Meningitis Bakteri yang ternyata kumannya banyak sekali yang menyerang otaknya, sampai2 bikin dokternya geleng2,, karena diobati satu, tumbuh bakteri lain yang lebih banyak. Dokter ambil inisatif , kepala ilham dipasang eksternal drainase untuk men" cuci otak" nya, sambil diberi antibiotik yang langsung menembus otak, tapi ini juga rawan infeksi, karena bisa terkontaminasi kuman dari luar juga.. (ya Alloh...*) Ngeriiii.....melihat kepala ilham dilubangi dengan selang yang mengalir cairan otaknya yang ditampung di "Bag" yang setiap hari diamati perkembangannya. Warna cairan otak ilham ternyata keruh sekali, dan ini menandakan infeksi yang cukup parah. Ya Alloh....sungguh kuasaMu lah yang membuat Ilham sedemikian kuatnya bertahan, sementara teman2 seperjuangannya di PBRT (Perawatan Bayi Resiko Tinggi) satu persatu kembali ke pangkuanMU

Alhamdulillah kondisi Ilham sedikit demi sedikit membaik, akhirnya pindah ke bangsal anak sampai kemudian bener2 pulih dan dokter mengijinkan kami membawanya pulang. 
Cobaan kami memang belum berhenti sampai disini, karena setelah sembuh dari meningitis, kelainan otak yang diderita sejak lahir (hydranencepaly) justru membuatnya harus bolak balik kembali ke meja operasi. Insya Alloh lain waktu saya akan berbagi lagi kisah ini.

Apapun yang terjadi dan kami alami sekarang ini, selalu ada hikmahnya, karena kami percaya bahwa semua adalah bagian dari ketentuanNya yang harus kami jalani dengan baik. Dibalik kesulitan2 yang kami hadapi, banyak kemudahan2 yang kami dapat, jauh dari yang kami bayangkan. Alloh lah yang mengatur semuanya, sehingga segala sesuatunya berjalan dengan baik dan berakhir dengan baik, karena Dia lah yang Maha Baik, Sumber Segala Kebaikan. 
Terima kasih tak terhingga untuk para dokter, dr.Gatot Irawan,Sp.A,dr.dhian, dr syaiful (PBRT), dr. Happy Kurnia,SpBs, dr. Alifiani Sp.A (K) dan mba, mas perawat yang ramah2 dan baek2 yang sudah merawat ilham selama di RS.
Ilham adalah cahaya, penyempurna hidup kami sampai kapanpun, dan kami selalu berharap kiranya Alloh SWT memberinya kesempatan untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik seperti anak sebayanya, menjadikannya insan yang bermanfaat bagi sesamanya....Barokalloh.. amiiin..ya Rabb

1 komentar:

  1. You are the best mom. Aq tunggu postingan berikutnya sist.
    Artikel yg sangat berguna.

    BalasHapus